Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Heboh! Jimy Dance dengan Istri Ku Tanpa CD dan BH 2

Heboh! Jimy Dance dengan Istri Ku Tanpa CD dan BH 2

 Topoin.com - Sementara ia mandi, kusiapkan gunting, krim bercukur dan pisau cukur yang tajam yang kubeli semalam serta sebuah kamera. Semuanya kusembunyikan di bawah majalah.

Tidak lama kemudian, ia sudah selesai mandi dan keramas, kemudian ia kuajak ngobrol-ngobrol sampai rambutnya kering dan kemudian kukatakan padanya, “Karena kamu dulu melakukan perbuatan yang sangat berlebihan dan tidak senonoh padaku, maka hari ini kamu akan kuhukum. Jangan khawatir aku tidak akan menghukum secara fisik.”
Kulihat wajahnya sedikit tegang, lalu kuteruskan, “Kamu harus menerima hukuman dengan bentuk yang lain.” Wajahnya semakin tegang dan memucat.


“Kamu harus bersedia kehilangan rambut di kepalamu dan juga jembutmu (pubic hair), kalo kamu tidak mau, terpaksa aku..” sengaja kuputus kata-kataku.
Sahut Jimmy, “Maksud Mas rambutku ini harus dipotong pendek dan jembutku harus dicukur..?”
Dengan mantap kujawab, “Ya. Rambutmu itu akan kupotong habis, bukan hanya dipotong pendek.”
“Jangan Mas..” pinta Jimmy, “Setiap dua minggu sekali aku creambath dan aku belum pernah potong pendek, apalagi plontos. Dari dulu temen-temenku senang dengan gaya rambutku, mereka bilang aku sangat cocok dengan gaya itu dan mirip Jimmy lin, saya pun berhati-hati untuk sekedar merapikan rambut saya ini di salon, apalagi potong plontos, please jangan lalukan itu Mas, bagaimana wajahku nanti..?” katanya sambil memegang rambutnya.

Kemudian Jimmy diam beberapa saat, lalu dengan sedikit keras kukatakan, “Itu resiko perbuatanmu, atau..”
Sebelum kulanjutkan kalimatku, tidak lama kemudian ia mengangguk dengan lemah. Segera kuminta ia duduk dan melepaskan pakaiannya. Lalu ia kufoto dengan berbagai posisi dengan rambutnya yang tersisir rapih. Ia agak keberatan ketika kufoto, namun begitu kuingatkan janjinya, ia dengan enggan bersedia. Setelah itu, kusisir rambutnya, kupegang, kurasakan betapa bagusnya rambutnya, sangat terawat, lalu kuusap dan kubelai, kucium rambutnya, harum. Tanganku sibuk menari-nari di rambutnya yang agak lemas dan hitam serta tebal itu. Sungguh pintar ia merawat rambutnya. Merangsang libidoku. Seketika itu juga burungku mulai agak menegang. Aku memang benar-benar hair fethish namun hanya pada orang yang tampan dan imut-imut saja.

Segera kuambil sisir, lalu kuambil sebagian rambutnya di sebelah sisi kiri dan dengan kujepit di jari tanganku yang kupepetkan ke kulit kepalanya dan kupermainkan rambutnya lalu kress, rambut Jimmy mulai kugunting dan jatuh ke lantai. Terlihat jelas kulit kepalanya yang putih bersih dan aku semakin terangsang. Kemudian kuambil bagian rambutnya di dekat bagian yang telah kugunting tadi, dan kress, lalu kuambil guntingan rambut itu dan kutaruh di pangkuannya. Ia memandanginya dan wajahnya kelihatan sekali kalau sedih. selanjutnya kress, kress dan kress. Kini bagian samping kiri rambutnya dari belahan rambut (dia menyisir rambutnya dengan belahan kiri ke kanan) ke bawah sudah pendek sekali, mungkin sekitar dua centi meter saja dan kulit kepalanya makin terlihat jelas. Lalu kuambil foto dan segera kujepret moment itu. Kulihat di cermin wajah Jimmy memerah.

Hal yang sama kulakukan pada sisi kanan, namun tidak dengan kujepit di tangan, tapi langsung dengan sisir, kupepetkan sisir itu di kulit kepala dan segera bunyi kress kembali terdengar. Guntingan ini lebih pendek dan mungkin hanya tinggal setengah centi meter saja panjang rambut yang tersisa. Ia memandangiku di cermin, seolah-olah berharap aku tidak akan melanjutkannya.



Setelah selesai bagian samping kanan, lalu kembali kujepret. Lalu bagian demi bagian kugunting sampai rambut bagian belakangnya habis, kini hanya bagian atas dan bagian mahkota. Kali ini kujepret lagi Jimmy dari posisi depan, samping kanan dan samping kiri, wajahnya terlihat sedih namun tetap tampan dengan rambut sependek itu. Setelah selesai memotret Jimmy, aku ambil sisir dan kuangkat rambut Jimmy bagian mahkota, kumainkan lagi rambutnya, kurasakan rambutnya yang tidak agak lemas itu. Setelah itu kutarik sedikit sampai kulit kepalanya terangkat sedikit dan kress, kupotong rambut itu sampai nyaris mengenai ke kulit kepalanya. Botak segera terlihat di kepala Jimmy dan Jimmy sedikit terhenyak, matanyanya memerah. Kuambil lagi kameraku dan kujepret. Lanjut baca!


Viral! Jimy Dance dengan Istri Ku Tanpa CD dan BH 1

Viral! Jimy Dance dengan Istri Ku Tanpa CD dan BH 1

 Aopok.com - Kisah yang akan saya ceritakan ini adalah nyata, para pelakunya tidak saya ganti namanya, hanya lokasinya perlu saya samarkan. Kisah ini terjadi pada tahun 2024, sudah cukup lama memang, namun detil kejadiannya masih melekat kuat dalam ingatan.

Ketika itu, bulan Agustus 2024, hari Jumat, aku sedang santai di kamar kostku di lantai dua, lantai satu untuk tuan rumah, tiduran sambil mendengarkan musik. Aku hanya bertiga dengan teman kostku, seorang bernama Danar.


Ia bekerja sebagai roomboy di hotel X, di kota Yogyakarta ini. Ia jarang berada di kost, tergantung sift-nya, kadang malam, kadang siang hari, sehingga saya juga tidak setiap hari bersosialisi dengannya. Satu lagi temanku bernama Budi, seorang aktivis mahasiswa, anggota senat dan seabrek organisasi lainnya. Sedangkan aku sendiri masih kuliah sambil bekerja sebagai guru atau bisa dibilang tentor bahasa asing di sebuah lembaga bahasa di Yogyakarta dan tentor fisika di sebuah bimbingan belajat di kota Yogya pula. Karena kondisi yang seperti ini, kami jarang bisa kumpul-kumpul bersama, namun aku senang, sebab memang aku tidak terlalu suka dengan situasi yang hingar bingar.

Kembali ke ceritaku, sedang enak-enaknya bersantai, maklum aku hanya off pada hari Jumat saja, tiba-tiba bel pintu rumah ditekan berkali-kali.
Setelah lebih dari lima kali, aku pun keluar sambil menggerutu, “Siapa sih..? Jam segini (kira-kira pukul 15:00) bertamu, seperti kurang kerjaan saja..”
Segera aku turun dan kubuka pintu ruang tamu. Dua orang berdiri di muka pintu, seorang pemuda dan seorang remaja.
Yang remaja, mungkin umurnya sekitar 17 tahun, dengan bahasa yang sopan, ia berkata, “Maaf Mas, mengganggu. Saya akan kost disini, beberapa hari yang lalu saya sudah ketemu Ibu kost dan sudah tercapai deal, jadi hari ini saya akan mulai menempati rumah kost ini.”
“Oh ya, cuma masalahnya ibu sedang pergi.” kataku, “Dan saya tidak tahu kunci kamar yang masih ada, jadi tunggu sebentar, ya..”



Sambil berkata demikian, kuajak tamu itu masuk ke ruang tamu.
Kemudian ia memperkenalkan diri, “Saya Edi, dan ini kakak saya Johan, kami berasal dari Sidoarjo, Jawa timur, lalu nama Mas siapa..?”
“Saya Ferry.” kataku singkat, sambil kuamati cowok di depanku ini, bentuk mukanya oval, wajahnya tampan sekali, tidak sedikit pun jerawat ada pada wajahnya, matanya sedikit sipit, mungkin keturunan Cina, bibirnya tipis hampir tanpa kumis, hidungnya mancung dan rambutnya tersisir dari kiri ke kanan dengan rapih, hitam dan lurus. Belahan rambutnya hanya kelihatan tipis menunjukkan tebalnya rambut Edi. Modelnya seperti potongan rambut mandarin, namun tidak sekaku itu, lebih halus. Sebuah perpaduan yang sempurma antara wajah manis dan rambut yang bagus yang makin, Lanjut baca!


Heboh! Cerita Crot di Anus Angella Yang Sange

Heboh! Cerita Crot di Anus Angella Yang Sange

  Piool.com - Setelah berselang beberapa menit,

“Ko Indra..”

“Iya sayang..” jawabku sambil membelai rambut dan pipinya.

“Cerita dong..”

“Cerita apa?”

“Cerita kenapa Ko Indra suka sekali sama pantyhose.”

“Wah kalau diinget-inget sih sudah lumayan lama juga. Yang pasti pertama kali aku merasakan yang namanya stocking itu waktu aku masih SD, kira-kira kelas satu atau dua. Adik terkecil dari ibuku yang tinggal di medan sedang berkujung ke Jakarta. Dia menginap di rumahku. Suatu hari kami sedang berada di dalam mobil, aku duduk di sebelahnya. Secara tidak sengaja kakiku menyenggol betisnya. Sentuhan pertama itu bagaikan perkenalan dengan sebuah sensasi yang tidak dapat kulupakan. Tanteku memakai stocking berwarna kulit. Sepanjang perjalanan kakiku selalu menempel dengan kakinya dan sesekali mengelus-elusnya. Dia tidak mengatakan apa-apa mungkin karena aku masih kecil dan iseng. Setelah itu aku tidak pernah dapat melupakan perasaan itu.”

“Terus..”

“Ketika aku tumbuh makin besar aku mulai suka memperhatikan perempuan-perempuan yang memakai stocking dan pantyhose, dan penisku langsung berdiri dengan tegak. Rasa nafsu dan horny menguasai pikiranku. Ketika sampai di rumah dan tidak ada yang memperhatikan, aku bermain-main dengan penisku sambil membayangkan bercinta dengan perempuan yang memakai pantyhose/stocking tadi.”

Angela tersenyum dan tangannya bermain-main dengan penisku yang masih keras.

“Semakin lama aku semakin kecanduan, akhirnya dengan menahan malu aku nekat membeli sepasang pantyhose di supermarket terdekat. Kubawa pulang dan langsung kukenakan. Penisku menjulang tinggi, ketika kakiku saling bersentuhan, rasanya aku langsung mabuk kepayang. Benar-benar sensual. Kukeluarkan penisku dan aku bermasturbasi.”

Angela membuka matanya dan menatap wajahku dengan penuh rasa ingin tahu, sambil me-masturbasikan penisku.

“Seperti ini?” tanya Angela.

Kakinya digosok-gosokkan ke kakiku. Setiap gesekan menimbulkan gelombang-gelombang listrik kenikmatan ke seluruh badanku.

“Akhirnya aku mempunyai banyak koleksi pantyhose dan stocking namun yang benar-benar bagus dan enak dipakai hanya beberapa merk. Aku juga suka mencari gambar-gambar model yang memakai pantyhose maupun stocking atau lingerie di internet. Aku selalu bermasturbasi dengan koleksi-koleksiku. Kelihatannya ceritaku membuat Angela horny. Sekarang ini ia sedang menjilati putingku.

“Semua teman wanita yang kukenal tidak ada yang suka memakai pantyhose atau stocking. Aku suka sekali pergi ke pameran mobil berskala besar karena SPG nya cantik-cantik dan hampir semuanya memakai pantyhose. Sampai akhirnya aku melihat kamu memakai kemeja lengan pendek putih, rok coklat dan pantyhose. Rasanya aku ingin langsung bercinta dengan Adik teman baikku ini.”

Angela meninggalkan putingku dan mengulum mulutku, tangannya semakin agresif memainkan penisku.

“Bagaimana dengan Angela, kelihatannya kamu juga suka.”

“Sama seperti Ko Indra.. Pertamanya aku tidak begitu suka, namun karena iseng maka aku membeli sepasang. Ketika aku memakainya, rasanya aku sedang terbang dan tubuhku terbuai. Vaginaku rasanya seperti sedang bergetar. Akhirnya aku beli lagi beberapa pasang dan aku sangat menyukainya. Bekas cowoku yang tolol itu tidak suka. Aku tahu Ko Indra melihat aku dengan penuh nafsu, dan entah kenapa aku tidak merasa aneh atau takut. Ketika Ko Indra memegang pahaku, rasanya seluruh badanku menjadi lemas dan nyaman. Akhirnya aku sadar kalau aku juga menyukai pantyhose. Apa Ko Indra sudah sering melakukan ini?” Baca selengkapnya!


Viral! Fantasi Sex Istri Ingin Double Anal 2

Viral! Fantasi Sex Istri Ingin Double Anal 2

 Aopok.com - Aku bener-bener dibuat keenakan sama nenekku tercinta ini. Tanpa kata-kata kuajak nenekku merasakan yang indah-indah. Kutelentangkan nenek di sofa krem ruang tamu ini, kusingkapkan rok mininya dan aku mengambil posisi diatas tubuh bahenol ini dengan posisi 69. Posisi kwesukaanku ketika ML dengan wanita siapa saja. Kusibakkan rambut lebat dan labia mayoranya kuseruput dengan perlahan. Nenek Elsa menggelinjang kemudian balas mengulum Mr Happy-ku. Ohh.. enaknya. Nenekku ini bener-bener lihai mengulum dan mengisap. Belom pernah aku merasakan sensasi sedahsyat ini. Namun lagi enak-enaknya mengeksplorasi gaya 69 tiba-tiba pintu pagar depan berderit. Terlihat Bi Imah memasuki pekarangan. Dengan gerka cepat kami berbenah seperti tidak terjadi apa-apa.


Sialan nanggung banget! Persetan dengan segala norma. Kutarik tangan nenek ke lantai atas, ke kamarku.
“Nggak enak Ndy, nanti ketahauan Imah,” nenek coba menolak, namun kuseret mengikuti langkahku.
“Pasti Bi Imah nggak curiga, lagian dia pasti mikirnya nggak ada apa -apa, wong nenek sama cucunya,” kataku menggoda.
Pinggulku dicubitnya, “Awas kamu ya.. kamu emang bandel ya Ndy.. masak nenekmu sendiri kamu perlakukan seperti ini,” katanya.
“Tapi Elsa suka kan?” jawabku.
“Ohh.. suka banget soalnya terus terang aku sudah dua tahun ini tidak berhubungan badan, tidak pernah disentuh lagi sama kakekmu,” nenek menjelaskan.
“Sebelumnya aku pernah berhubungan dengan teman kakekmu, tapi nggak enak karena sudah loyo. Itupun cuma sekali dan aku nggak pernah mau lagi,” kata nenek lirih.

Sesampai di kamarku, kukunci pintu dan langsung memeluk nenek.
“Jangan berisik ya Ndy,” ujar nenek.
Aku menjawabnya dengan meloloskan kaos nenek. Tubuhnya yang putih mulus dengan buah dada semangkuk yang menantang. Aku bener-bener nafsu melihat nenekku yang sexi ini. Tanpa menunggu kucopot juga rok pendeknya. Karena sudah nggak bercelana dalam, pemandangan indah langsung terhampar didepanku. O ya, sebetulnya aku bisa dikategorikan udipus complex karena lebih tertarik dengan wanita yang usianya melebihi aku, apalagi kalo sudah beristri. Klop deh! Nenekku ini terlalu cantik untuk kunikmati.

Tubuh padat dari wanita beusia 40 tahun ini bener-bener sempurna. Idamanku. Tinggi sekitar 165 cm dengan punggung yang bersih, pinggul padat, paha berisi, betis bunting padi dan kaki yang rapi terurus. Wajahnya jangan ditanya, sempurna sebagai seorang wanita. Dengan rambut yang di cat agak pirang dan sedikit melewati bahu bener-bener indah dipandang. Nenekku ini emang masih ada darah Jermannya. Perlahan nenek Elsa melangkah ke arah cermin besar disebelah tempat tidurku. Dia berlenggak lenggok seperti peragawati.
“Aku masih cantik nggak sih Ndy?” tanyanya sedikit berbisik.
Tanpa menjawabnya kupeluk dia dari belakang. Aku yang juga sudah polos tanpa pakaian langusng bersentuhan kulit. Uhh.. Mr Happyku yang tadi nanggung langsung tegak menempel pinggul bahenol. Nenek kemudian berbalik dan kami berciuman lagi. Lama dan erat. Perlahan kudorong dia ke tempat tidurku. Kami melanjutkan posisi 69 yang tadi terganggu.


“Ndy, kamu jilatnya enak banget deh,” seruak nenek disela kegiatannya mengisap punyaku.
“Elsa juga enak banget ngisapnya,” sahutku.
Kurasakan nenek bergetar setiap kuseruput klitorisnya.

Tiba-tiba nenek menghiba, “Ndy..please masukin punyamu ya? Aku nggak tahan nih pengen ngerasain, dah lama nggak dimasukin, paling-paling aku gesek sendiri pake jari,” pintanya.
Akupun mengambil posisi diatas tubuh sintal ini dan kembali mencium bibir indah. Tangan nenek memegang punyaku dan menuntun ke bibir vaginanya. Basah kalau tidak dibilang banjir. Dengan sedkit menekan, kudorong Mr Happyku memasuki area basah tadi. Walau agak sedikit kesulitan karena pembengkakan labia mayora namun bless, akhirnya masuk juga. Nenek menggelinjang dan menjerit kecil. Lanjut baca!


Wow! Fantasi Sex Istri Ingin Double Anal 1

Wow! Fantasi Sex Istri Ingin Double Anal 1

 Piool.com - Kisah nyata ini bener-bener kualami. Terjadi sekitar enam tahun silam saat usiaku menginjak 28 tahun. Aku terjerat hubungan percintaan yang panas membara dengan nenekku sendiri. Walau berstatus nenek tapi wanita yang satu ini bukannya sudah tua atau keriput. Orangnya cantik, putih dan lemah lembut, makanya diusia yang sudah menginjak 40 tahun, nenekku ini masih terlihat seperti wanita berusia 30 tahun. Maklum sebagai wanita dalam keluarga kaya, tidaklah sulit untuk merawat diri termasuk senam. Oya.. nama nenekku ini Elsa. Dalam tingkatan keluarga aku mesti memanggilnya nenek karena suaminya adalah adik kakekku. Kakekku berumur 55 tahun jadi berjarak 15 tahun dengan nenek.


*****

Kumulai kisahku saat setelah berpisah dari istriku, aku meninggalkan rumah dan tinggal ditempat kost. Karena kesibukan pekerjaan, aku baru bisa jalan-jalan mengunjungi saudara di hari Sabtu dan Minggu termasuk dirumah kakek dan nenek Elsa. Setelah sekian lama tidak berkunjung, kedatanganku diterima dengan suka cita. Mungkin juga mereka ingin menghiburku setelah perceraianku. Akupun tambah sering berkunjung bahkan sudah mulai sering menginap karena kebetulan ada kamar yang kosong. Bisa ditebak kenapa aku jadi betah dirumah itu. Karena nenekku yang cantik sangat ramah melayaniku. Kadang saat bangun pagi sudah dihidangkan sarapan khusus buatku.

Aku lebih sering menginap apalagi kalau masuk kerja midle jadi aku ada kesempatan berlama-lama dengan nenekku Elsa. Kakekku berangkat pagi-pagi sekali, sementara kedua anak mereka sekolah di Singapura. Cuma tinggal pembantu saja. Suasana seperti ini kumanfaatin untuk bercengkerama dengan nenek cantik bahenol ini. Walau pikiran kotorku suka menggelayut ketika melihat kecantikan nenek, tapi aku selalu mengesampingkan karena nenek sangat baik dan sopan. Selama menginap aku mulai memperhatikan keanehan di rumah. Aku sering bertanya dalam hati kenapa koq kakek dan nenek tidurnya di kamar terpisah? Tapi pertanyaan itu Cuma menggelayut dibenak karena aku tidak berani bertanya.

Sampai kemudian disuatu pagi saat pembantu sedang kepasar, aku memberanikan diri bertanya.
“Nek, kenapa sih nggak tidur sekamar dengan kakek?” tanyaku.
Nenekku sedikit terdiam sejenak.
“Itulah kakekmu.,” tiba-tiba nenek tersedu tidak bisa menahan emosinya.
Aku jadi tidak enak hati.
“Andy, kamu bisa nyimpen rahasia nggak?” tanya nenekku disela isaknya.
“Bisa nek” jawabku.


“Kakekmu itu punya kelainan, dia lebih tertarik kepada laki-laki. Kakek pernah kepergok bawa laki-laki muda kerumah ini, bahkan Aku mergokin mereka lagi bermesraan di kamar, siapa yang nggak kesel”, Nenek terdiam.
“Tolong jaga rahasia ini ya, aku malu kalo ketahuan orang. Sudah lama aku pengen cerita tapi aku nggak ada teman ngobrol, please jangan cerita siapa-siapa ya,” pinta nenekku.

Semenjak saat itu keinginan yang terpendam dalam diriku selalu menyeruak. Apalagi setelah mengira-ngira kalau wanita yang berpostur mirip penyanyi sexi Connie Constantia ini pasti kesepian. Tapi sikap sopan nenek membuatku menaruh hormat. Sampai kemudian di suatu pagi ketika pembantu sudah ke pasar, tinggal aku dan nenek. Saat aku lewat kamar nenek yang terbuka sedikit kulirikkan mataku. Woowww.. berdebar dadaku. Kulihat di dalam kamar nenek, lanjut baca!


Kisah Ngentot Mulut Angella Yang Polos 2

Kisah Ngentot Mulut Angella Yang Polos 2

 Iklans.com - Segera setelah pintu kamar ditutup, aku duduk di atas kasur yang empuk dan menarik tangan Angela dan menyuruhnya duduk di atas pangkuanku. Posisi badannya menghadap ke kanan.

“Apa Angela yakin mau melakukan ini denganku?”

“Kalau memang orgasme terasa seindah dan senikmat itu, aku rela melakukannya.”

“Apa setelah ini Angela akan melakukannya dengan orang lain juga?”

“Ya tidak lah Ko Indra ku sayang. Aku bukan pelacur seperti itu. Aku hanya ingin melakukannya dengan Ko Indra.”

“Benarkah?”

Dia merangkul leherku dan kusambut dengan ciuman yang basah di bibirnya. Angela memejamkan matanya, ku julurkan lidahku ke dalam mulutnya. Dengan sedikit kaku dan kikuk bidadariku menyambut tarian lidahku. Tidak lama kemudian Irama cumbuan kami semakin meningkat dan cepat dan panas penuh dengan nafsu. Tangan kiriku menelusuri semua bagian dari punggungnya dan tangan kananku menelusuri paha dan betisnya yang terbalut oleh pantyhose.

Cumbuan kami bertambah liar, kutelusuri lehernya sambil menarikan lidahku. Terdengar desahan nikmat bercampur geli dari bibirnya. Angela membelai rambut dan punggungku.

“Oh.. Ko Indra..”

Saat ini tangan kiriku berhasil meraih payudara kirinya dari belakang. Ku pijat-pijat dengan lembut dan ku remas-remas. Tangan kananku dengan cepat melepaskan kancing-kancing bajunya. Angela pun mengikuti tindakanku dan melepaskan kancing bajuku, dan celanaku. Kusuruh Angela berdiri. Aku pun ikut berdiri dan langsung saja celana panjangku jatuh ke bawah. Ku tarik tangan kiri Angela dan meletakannya di penisku yang masih terbungkus celana dalam.

“Keras sekali dan basah.. Ngompol ya?” ejek Angela.

“Angela juga basah.” Ku elus-elus selangkangannya. Kemudian dia tersipu malu.

Kubuka BH nya dan di depan mataku adalah sepasang payudara yang berukuran sedang dan ranum. Bajunya sengaja tidak kulepaskan, karena dia terlihat sangat cocok dan cantik dengan baju itu. Ku lihat celana dalamnya yang berwarna kulit menutupi vaginanya. Kuturunkan pantyhosenya sedikit dan kurobek celana dalamnya dan menariknya keluar. Kubetulkan kembali pantyhosenya, dan ku hirup aroma dari cairan vaginanya dan kujilat. Angela melihat dengan tatapan sedikit terkejut. Kutempelkan celana dalamnya ke hidung Angela.

“Bagaimana aromanya?”

Seakan-akan tidak percaya, ia menghirupnya beberapa kali.

“Aromanya seakan-akan menggetarkan seluruh tubuhku..” jawabnya.

Tiba-tiba saja aku merasakan tangan kirinya dengan penuh nafsu meremas-remas penisku. Kuturunkan celana dalam ku dan penisku berdiri dengan keras dan panjang. Mulutnya sedikit terbuka melihat penisku yang berukuran sedang namun keras seperti batu. Jarinya yang mungil menyentuh ujung kepala penisku. Tidak terbayangkan nikmatnya sentuhan Angela pada penis ku. Perlahan-lahan ia mulai memegang dan mengelus-elus seluruh batang penisku, akibatnya penisku benar-benar basah.

Aku suruh Angela tidur di atas ranjang. Ku jelajahi seluruh bagian dari kakinya yang panjang dan seksi. Aku habiskan lebih dari 30 menit hanya mengelus-elus dan memijat-mijat kecil seluruh bagian kakinya. Setiap kali aku melihat kaki dan sepatu talinya, rasanya ingin ku kulum. Akhirnya ku angkat kaki kanannya dan kuserbu dengan kuluman dan ciuman pada jari-jari kakinya tanpa melepas sepatunya. Setelah puas ku lanjutkan dengan mengulum vaginanya. Tanpa melepas pantyhosenya, aku mainkan tarian erotis dengan lidahku. Angela terus mendesah nikmat tanpa henti. Setelah beberapa saat, aku merasakan otot-otot pinggulnya mulai menegang.

Angela mengalami orgasme kecil. Kubuat sebuah lubang kecil dengan bantuan gigi dan jari ku. Lidah ku langsung menerobos masuk dan menyerbu klitoris Angela. Nafas Angela semakin memburu dan dari bibirnya terus mengalir alunan desahan kenikmtan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Baca selengkapnya!


Kisah Ngentot Mulut Angella Yang Polos 1

Kisah Ngentot Mulut Angella Yang Polos 1

  Tradingan.com - Aku punya seorang teman baik. Dia punya 2 orang adik perempuan. Yang paling kecil berumur 22 tahun. Namanya Angela, tingginya sekitar 170 cm, dengan badan yang langsing, sepasang kaki yang panjang, dan dada yang tidak terlalu besar. Wajahnya bagaikan bidadari dalam mimpi semua pria. Aku tidak menyangka dia akan menjadi secantik ini.

Suatu hari aku ke rumah temanku utk berangkat ke kantor bersama. Ketika itu aku melihat Angela sedang sarapan di ruang makan sendirian.

“Hi..” sapaku.

“Ko Adi sedang mandi, mungkin sebentar lagi selesai.” Katanya.

Kemudian dia bangkit dan merapikan piring dan sendoknya dan langsung pamit untuk pergi ke kampus. Ketika Angella berdiri, aku bisa melihat seluruh tubuhnya. Dia memakai baju kemeja putih lengan pendek, rok coklat selutut, kemudian penis ku rasanya ingin meletus saat itu juga. Tidak kusangka dia memakai pantyhose berbahan transparan (ultra sheer) ditambah lagi sepatu talinya yang berwarna hitam membuat kakinya lebih indah dan seksi sekali. Terjadi peperangan batin yang sangat hebat di dalam diriku. Di satu pihak, hasrat penisku yang sangat berkobar-kobar untuk bercinta dengan kakinya kemudian menyetubuhinya berkali-kali. Di pihak lain, otakku mengatakan itu tidak baik, dan tidak mungkin aku melakukannya di saat ini. Sayang dia sudah punya pacar kalau tidak, pasti akan kujadikan miliku.

Ketika Angella sudah menghilang dari belakang pintu, dengan cepat aku naik ke lantai 2 dan mencoba untuk memasuki kamarnya. Beruntung sekali karena tidak dikunci. Aku segera menghampiri lemari pakaiannya dan mencari harta karun fantasi sex-ku. Tetapi aku mengalami kekecewaan karena dia hanya punya 3 pasang pantyhose, sehingga aku tidak mungkin mengambilnya. Untuk mengobati kekecewaanku, aku mencari keranjang cucian yang ada di kamar mandinya. Aku cari celana dalamnya. Aku menemukannya di antara pakaian tidurnya. Dengan cepat aku mengambil celana dalamnya yang terbuat dari bahan satin yang halus dan menempelkannya di hidung dan menarik nafas dalam-dalam. Pikiranku langsung melayang dan penisku semakin mengeras dan panjang.

Celana dalamnya masih menyimpan aroma yang khas dari vagina seorang wanita. Tapi aku buru-buru menyimpannya ke dalam kantong celanaku dan meninggalkan kamarnya. Aku kembali ke lantai 1 dan masuk ke kamar mandi. Aku buka resleting celanaku dan membebaskan penisku dari kurungan celana dalamku dan segera aku balutkan celana dalam Angela ke batang penisku dan langsung masturbasi sambil membayangkan bercinta dengan seorang bidadari perawan yang cantik yang mengenakan pantyhose dengan sepatu tali yang seksi.

Kubayangkan penisku masuk dan keluar, memompa vaginanya dengan cepat dan keras. Hanya dalam hitungan beberapa detik kemudian, aku mengalami ejakulasi yang hebat. Dengan sisa-sisa tenaga aku arahkan penisku ke jambannya, dan 3 semprotan panjang mengawali puncak orgasme ku dan diakhiri dengan beberapa tetes spermaku. Nafasku memburu dan berkeringat.

“Indra! Kamu lagi di WC ya?” terdengar teriakan dari Adi.

“Iya, bentar, gue lagi kencing nih.” Dengan cepat aku keluarkan tissueku dan membersihkan kepala penisku yang tersayang, kemudian ku tarik flush yang ada di jamban dan hilanglah bukti dari hasrat ku yang membara. Ku simpan kembali harta karun ku dan keluar dari WC dan bertingkah seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Sepanjang hari aku selalu teringat akan Angela, setiap kali aku ke WC aku selalu mengeluarkan celana dalam Angela dan menghirupnya dalam-dalam. Ternyata aroma wangi dari vagina Angela sangat memikat dan merangsang. Malamnya aku kembali bermasturbasi sambil membayangkan Angela, adik dari teman baikku yang sekarang menjadi objek fantasi sexual-ku.

Tidak kusangka keberuntungan berpihak kepadaku. Tidak lama kemudian Adi keluar dari kantor karena mendapatkan tawaran yang lebih bagus. Angela, bidadariku, yang mengambil alih pekerjaannya. Indahnya lagi, Adi memintaku untuk mengantarnya pulang karena tidak ada yang menjemput.

Hari pertama Angela masuk kerja merupakan surga dan neraka bagiku. Angela mengenakan terusan dengan model smart suit setinggi lutut yang berwarna coklat pastel muda dan ultra sheer pantyhose dan sepatu tali putih dengan hak sedang. Aku selalu mencari cara dan alasan untuk selalu berdekatan dengannya dan melahap kakinya yang menggiurkan dengan mataku.

Memang aku mempunyai fetish terhadap pantyhose sejak masih kecil. Semua ini karena adik terkecil dari ibu ku. Secara tidak sengaja aku menyentuh kakinya yang sedang dibalut oleh stocking dan aku telah jatuh cinta terhadap perasaan itu sampai sekarang. Sekarang umurku 26 tahun. Aku mengoleksi berbagai macam pantyhose dan stocking, namun sayang sedikit sekali yang berkualitas bagus di Indonesia.

Siang itu, aku bermasturbasi di WC kantor. Sorenya, aku dan Angela sedang dalam perjalanan pulang. Kami ngobrol tentang pekerjaan. Jalanan lumayan padat sehingga tidak bisa cepat-cepat dan sering berhenti. Aku memberanikan diri untuk bertanya.

“Angela, boleh aku bertanya sesuatu?”

“Apa?” jawabnya dengan ringan sambil melihatku.

“Tapi jangan marah atau tersinggung ya.” Angela mengangguk kecil.

“Apakah kamu suka pakai pantyhose?”

“Koq kamu tahu aku pake pantyhose?”

“Cuma nebak-nebak aja.”

“Aku baru mulai pake sih, belum lama.”

“Apa kamu suka?”

“Iya, rasanya gimana gitu.”

“Keliatannya halus.”

“Iya, rasanya halus juga.”

Aku menelan ludah dan mengumpulkan segenap keberanian untuk bertanya, “Apakah aku boleh megang? Maksudku aku cuma ingin tahu gimana rasanya.” padahal aku sudah punya beberapa koleksi dan sudah tahu. Baca selengkapnya!


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia